Pengenalan TCP/IP Model

TCP/IP referensi model dibuat oleh Department of Defense (DoD) AS karena menginginkan jaringan yang bisa bertahan dalam kondisi apapun. Untuk menggambarkan lebih lanjut, bayangkan sebuah dunia, yang dilalui oleh beberapa wire, gelombang mikro, serat optik, dan satelit. Lalu, bayangkan sebuah kebutuhan data yang akan ditransmisikan tanpa memperhatikan kondisi node atau jaringan tertentu. Departemen Pertahanan memerlukan transmisi data yang dapat diandalkan ke semua tujuan di jaringan dalam kondisi apapun. Penciptaan TCP/IP model membantu untuk memecahkan masalah desain yang rumitt ini. TCP/IP Model ini kemudian menjadi standar yang mana merupakan dasar dari internet.

Saat mempelajari tentang layer layer pada TCP/IP Model layer, ingatlah maksud asli dari Internet. TCP/IP model memiliki empat layer: application layer, transport layer, Internet layer, dan the network access layer. Beberapa dari layer layer pada TCP / IP model memiliki nama yang sama dengan layer pada OSI model. Ini sangat penting, bukan untuk membingungkan fungsi layer dari kedua model karena memiliki fungsi yang berbeda dari masing-masing model.

Versi sekarang dari TCP/IP adalah standar pada bulan September 1981. Alamat IPv4 memiliki panjang 32 bit, ditulis dalam desimal bertitik, dan dipisahkan dengan tanda titik. Alamat IPv6 memiliki panjang 128 bit, ditulis dalam heksadesimal, dan dipisahkan oleh titik dua. Titik dua memisahkan 16-bit field. Angka nol didepan dapat dihilangkan dalam setiap field contohnya: 0.003: tertulis: 3:. Pada tahun 1992 dikeluarkan standardisasi generasi baru IP, yang sering disebut IPng, didukung oleh Internet Engineering Task Force (IETF). IPng sekarang dikenal sebagai IPv6. IPv6 dalam pelaksanaannya tidak tumbuh secara pesat, tetapi setelah dirilis oleh sebagian besar penjual peralatan jaringan, dan akhirnya akan menjadi standar yang dominan.

1. Aplication Layer
Aplication Layer dari TCP/IP model menangani protokol tingkat tinggi, isu-isu representasi, encoding, dan dialog control. Protokol TCP/IP suite menggabungkan semua isu-isu aplikasi terkait ke dalam satu layer dan menjamin data ini dikemas dengan baik sebelum melewatkannya ke layer berikutnya. TCP/IP tidak hanya meliputi spesifikasi Internet layer dan transport layer, seperti IP dan TCP, tetapi juga spesifikasi untuk aplikasi umum. TCP/IP memiliki protokol untuk mendukung transfer file, e-mail, dan remote login, di samping itu juga aplikasi aplikasi berikut: FTP, TFTP, NFS, SMTP, Telnet, SNMP, DNS.

2. Transport Layer
Transportasi layer menyediakan layanan transportasi dari host sumber ke host tujuan. Lapisan transportasi merupakan hubungan logis antara titik-titik ujung jaringan, yaitu host pengirim dan host penerima. Transportasi protokol segmen dan berkumpul kembali atas lapisan aplikasi ke aliran data yang sama antara endpoint. Transportasi menyediakan aliran data layer end-to-end layanan transportasi.
Kontrol End-to-end , yang disediakan oleh sliding windows dan kehandalan dalam sequencing numbers dan acknowledgments, merupakan tugas utama dari transport layer ketika menggunakan TCP. transport layer juga mendefinisikan konektivitas end-to-end antara aplikasi host. transport service juga mencakup semua layanan-layanan berikut:

TCP dan UDP

  • Segmenting upper-layer application data.
  • Mengirim segmen dari perangkat di ujung yang ujung ke ujung lain.

TCP

  • Membangun operasi end-to-end
  • Pengontrol Aliran (Flow Control) yang disediakan oleh sliding window
  • Keandalan yang disediakan oleh sequence numbers dan acknowledgments

3. Internet Layer
Fungsi utama dari Internet Layer adalah memilih path terbaik pada jaringan yang akan dilalui sebuah paket. Protokol utama yang berfungsi pada layer ini adalah Internet Protocol (IP). Menentukan path terbaik dan packet switching terjadi pada layer ini.

Berikut ini adalah protkol yang beroperasi pada TCP/IP Internet layer:

  • IP
  • ICMP
  • ARP
  • RARP

4. Network Access Layer

Network Access Layer disebut juga sebagai host-to-network layer. Network Access Layer merupakan layer yang berkaitan dengan semua hal dimana paket IP membutuhkan link secara fisik ke media jaringan. Ini mencakup teknologi LAN dan WAN, dan semua informasi yang tercantum dalam data-link layer dan physical layer pada OSI layer.

Driver untuk software aplikasi, modem dan perangkat lain yang beroperasi pada network access layer. Network access layer mendefinisikan prosedur untuk berinteraksi dengan perangkat keras jaringan dan mengakses media transmisi. Standar protokol modem seperti Serial Line Internet Protocol (SLIP) dan Point-to-Point Protocol (PPP) menyediakan akses jaringan melalui koneksi modem. Karena timbal balik yang rumit pada hardware, software, dan spesifikasi media tranmisi, sehingga melibatkan banyak protokol yang beroperasi pada layer ini. Hal ini dapat menyebabkan kebingungan bagi pengguna, Namun sebagian besar protokol yang dikenali beroperasi pada Transport dan Internet layer pada TCP/IP model.

Fungsi dari Network Access Layer mencakup pemetaan alamat IP ke alamat hardware fisik dan enkapsulasi paket IP menjadi frame. Berdasarkan pada type hardware dan Network interface, Network Access Layer akan menentukan koneksi dengan media fisik jaringan.

Sebuah contoh dari network access layer adalah mengkonfigurasi NIC pada sistem operasi windows. Tergantung pada versi Windows, kadang NIC akan secara otomatis terdeteksi oleh sistem operasi dan driver yang tepat akan diinstal. Jika pada windows versi lama, pengguna harus menentukan driver NIC.

Link Untuk Post Ini
1. Click Masuk ke Code Box
2. Klik Kanan, Kemudian Copy
3. Paste Kode HTML ke Web-mu
codebox
powered by Linkubaitor
Kamu dapat memberikan respon, atau trackback dari situs mu.

RSS feed | Trackback URI

5 Komentar

2010-03-05 08:34:04

mantab artikelnye… biselah dimasukkan ke materi pengenalan jaringan untuk SK 1… (sebenta lagi kene bajak artikel ne)

 
Comment by mizi
2010-03-05 09:45:13

ha ha ha ha, pakai link.

 
Comment by Oki Helfiska
2010-03-05 12:08:11

Iye bener tuh, harus pake link, wkkkkk

 
Comment by daniel
2010-03-05 13:28:28

curilah postingnya…., matur muhun

 
Comment by dwi
2010-03-16 21:45:05

wuih ini yang saya cari,, lagi menekuni bidang jaringan,,,

 
Name (required)
E-mail (required - never shown publicly)
URI
Komentarmu (perkecil | perbesar)
Kamu bisa gunakan <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> dalam komentar.

Trackback tanggapan untuk post ini

 
Top Page