Data Link Layer of OSI Model

Data Link Layer of OSI Model

Data Link Layer merupakan layer ke-2 dari layer pada OSI Refferensi Model, bertugas untuk memastikan bahwa pesan dikirim ke perangkat yang tepat dan menterjemahkan pesan dari network layer ke bentuk [...]

Static Routing pada Cisco Router

Static Routing pada Cisco Router

Static routing tidak benar-benar sebuah routing protocol. Static routing hanyalah proses manual memasukkan rute ke table routing melalui sebuah file konfigurasi yang dimuat ketika perangkat routing [...]

The Transport layer of OSI Model

The Transport layer of OSI Model

Transport Layer merupakan Layer ke-empat dari OSI Referensi model. Layer ini benar benar bertindak sebagai penghubung antara layer bagian atas dan layer dibawahnya. karena fungsi ini, secara [...]

Network Layer of OSI Model

network layerNetwork Layer termasuk layer bagian bawah dari OSI refferensi model, yaitu pada layer ke-3, yang bertanggung jawab terhadap peroutingan pada sebuah internetwork dan pengalamatan. Pengalamatan yang dilakukan yaitu pengalamatan logis (logical address) yaitu IP Address. Device utama pada layer ini adalah Router.

Pada sebuah router, ketika sebuah paket diterima di sebuah interface router, alamat IP tujuan akan diperiksa. Jika paket tersebut tidak ditujukan untuk router, maka router akan mencari alamat tujuan jaringan pada tabel routing. Setelah sebuah interface untuk keluar dipilih, paket akan dikirim ke interface tersebut untuk diframe dan dikirim pada jaringan. Jika entri untuk jaringan tujuan tidak ditemukan pada tabel routing, router akan memusnahkan paket tersebut.

Dua jenis paket yang digunakan pada network layer yaitu: data packets dan update rute packets.

  • Data packet digunakan untuk mengangkut data pengguna melalui internetwork, dan protokol yang digunakan untuk mendukung lalu lintas data tersebut disebut routed protokol. Contoh routed protokol adalah IP dan IPX.
  • Route Update packet digunakan untuk meng-update router tetangga tentang jaringan yang terhubung dalam internetwork. protokol yang mengirimkan paket update rute disebut protokol routing, contoh RIP, EIGRP dan OSPF. Routing update packets digunakan untuk membantu membangun dan mempertahankan tabel routing pada setiap router.

Tabel routing yang digunakan dalam router mencakup informasi berikut:

  • Network addresses, spesific protokol untuk pengalamatan network. Sebuah router harus mempertahankan tabel routing secara individu karena setiap protokol routing melacak jaringan dengan skema pengalamatan yang berbeda.
  • Interface, menunjukkan interface mana yang digunakan oleh paket sebagai jalan keluar untuk menuju ke sepesifik network.
  • Metric, merupakan Jarak ke network remote. Umumnya, pada  routing protokol yang berbeda menggunakan metode yang berbeda untuk menghitung jarak ini.

Setiap interface dalam sebuah router adalah suatu jaringan yang terpisah dan harus diberi nomor identifikasi jaringan yang unik. setiap host pada jaringan yang terhubung ke router harus dalam satu network.

Beberapa poin tentang router yang harus diingat:

  • Router, secara default, tidak akan meneruskan paket broadcast atau multicast.
  • Router menggunakan logical address dalam header network layer untuk menentukan hop ke router berikut untuk meneruskan.
  • Router dapat menggunakan access list, dibuat oleh administrator, untuk mengendalikan keamanan pada paket.
  • Router dapat menyediakan fungsi bridging layer-2 jika diperlukan dan dapat secara bersamaan merute interface yang sama.
  • Router menyediakan koneksi antara Virtual LAN (VLAN)
  • Router dapat menyediakan Quality of Service (QoS) untuk specific types dari network traffic.

1 Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL


Leave a Reply